Kancah kompetitif League of Legends di Tiongkok, LPL, selalu dipenuhi dengan drama dan perombakan roster yang mengejutkan. Menjelang Split 3 tahun 2025, sebuah kabar transfer besar kembali mengguncang para penggemar. FunPlus Phoenix (FPX), organisasi yang pernah menjuarai Worlds, secara resmi mengumumkan kembalinya salah satu pemain yang paling menjanjikan. Dengan kembalinya jungler agresif yang karismatik, Milkyway gabung FunPlus Phoenix di LPL untuk Split musim panas. Langkah ini tidak hanya menjadi kejutan, tetapi juga membawa harapan baru bagi tim yang sedang berjuang mencari konsistensi setelah beberapa perombakan roster di awal tahun.
Profil dan Perjalanan Karier Milkyway
Untuk memahami mengapa transfer Milkyway gabung FunPlus Phoenix di LPL begitu signifikan, penting untuk mengenal profil pemain bernama asli Cai Zijun ini.
- Jungler Rookie yang Agresif: Milkyway pertama kali membuat namanya dikenal di LPL pada tahun 2024. Saat itu, ia bermain sebagai jungler utama untuk FunPlus Phoenix. Gaya bermainnya yang agresif, berorientasi pada carry, dan pilihan championnya yang unik seperti Kindred, Lee Sin, dan Graves membuatnya langsung menjadi sorotan.
- Performa Gemilang di Awal Debut: Selama rookie season-nya, Milkyway berhasil memimpin FPX mencapai posisi 5-6 di LPL Spring Split 2024. Kontribusinya yang luar biasa bahkan membuatnya mendapatkan beberapa penghargaan MVP. Banyak yang melihatnya sebagai salah satu talenta jungler baru yang paling menjanjikan di LPL.
- Peralihan ke Royal Never Give Up (RNG): Setelah musim yang mengesankan dengan FPX, Milkyway berpindah ke Royal Never Give Up pada awal tahun 2025. Perpindahan ini diharapkan dapat membawa kesuksesan baru bagi RNG. Namun, perjalanan bersama RNG tidak berjalan mulus.
- Perjuangan dan Degradasi Bersama RNG: Sayangnya, tahun 2025 menjadi tahun yang berat bagi Milkyway dan RNG. Tim tersebut gagal menemukan performa yang konsisten dan kesulitan bersaing. Di LPL Split 2, RNG finis di posisi terbawah dan akhirnya terdegradasi ke LDL, liga akademi Tiongkok. Akibatnya, kontrak para pemain dilepaskan, termasuk Milkyway.
Meskipun menghadapi kesulitan, reputasi Milkyway sebagai pemain berbakat tetap utuh.
Kondisi FPX dan Alasan Mengapa Milkyway Gabung FunPlus Phoenix di LPL
Kembalinya Milkyway ke FPX terjadi di tengah ketidakstabilan roster yang dialami tim tersebut sepanjang tahun 2025. Milkyway gabung FunPlus Phoenix di LPL karena kebutuhan FPX akan seorang jungler andal.
- Ketidakstabilan di Posisi Jungler: Setelah kepergian Milkyway, FPX mencoba beberapa jungler yang berbeda. Mereka merekrut Zhao “Shad0w” Zhi-Qiang, yang membantu tim mencapai babak playoff di LPL Split 2. Namun, konflik internal menyebabkan Shad0w meninggalkan tim dan bergabung dengan Bilibili Gaming (BLG).
- Penurunan Performa: Pengganti Shad0w, Ma “iyy” Chen-Shuo, hanya berhasil meraih satu kemenangan dari empat pertandingan yang dimainkannya. Performa yang tidak konsisten ini membuat FPX harus mencari solusi cepat untuk memperbaiki tim sebelum LPL Split 3.
- Reuni dengan Mantan Rekan Setim: Kembalinya Milkyway juga berarti ia akan bereuni dengan mantan rekan setimnya, Cai “JiaQi” Zijun, yang juga baru bergabung dengan FPX setelah meninggalkan RNG. Sinergi antara keduanya diharapkan dapat dibangun kembali dan menjadi kekuatan pendorong bagi tim.
- Harapan untuk Meningkatkan Hasil: Dengan roster yang kini lebih stabil dan dilengkapi dengan pemain yang sudah memiliki pengalaman bermain bersama, FPX berharap dapat meningkatkan performa mereka. Tujuan utama mereka adalah lolos ke playoff dan mendapatkan tempat di Worlds.
Kembalinya Milkyway adalah langkah strategis untuk memperkuat tim.
Dampak Potensial dan Prospek FPX di LPL Split 3
Pengumuman bahwa Milkyway gabung FunPlus Phoenix di LPL telah memicu banyak diskusi di komunitas. Apa yang bisa diharapkan dari FPX di sisa musim ini?
- Gaya Bermain Agresif: Kehadiran Milkyway akan membawa kembali gaya bermain FPX yang lebih agresif. Dengan carry-jungler di tim, FPX dapat mengambil inisiatif lebih awal dalam pertandingan dan menekan lawan.
- Sinergi yang Sudah Teruji: Sinergi yang kuat antara Milkyway dan midlaner Care serta pemain lainnya di tahun 2024 terbukti efektif. Jika sinergi ini dapat dibangun kembali, FPX dapat menjadi tim yang sangat berbahaya.
- Persaingan LPL yang Sengit: LPL dikenal sebagai salah satu liga paling kompetitif di dunia. FPX akan menghadapi tim-tim papan atas lainnya. Kehadiran Milkyway diharapkan dapat membantu FPX bersaing dengan tim seperti JDG, TES, dan BLG.
- Rehabilitasi Karier: Bagi Milkyway sendiri, kembali ke FPX adalah kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya setelah masa sulit dengan RNG. Ini adalah kesempatan baginya untuk membuktikan bahwa performa debutnya di tahun 2024 bukanlah kebetulan.
Prospek FPX kini terlihat lebih cerah, meskipun tantangan besar menanti.
Kesimpulan: Milkyway Gabung FunPlus Phoenix di LPL, Langkah Strategis untuk Kesuksesan
Keputusan FPX untuk membawa kembali Cai “Milkyway” Zijun adalah salah satu langkah paling menarik di jendela transfer LPL Split 3. Dengan Milkyway gabung FunPlus Phoenix di LPL, tim ini tidak hanya mendapatkan seorang jungler berbakat, tetapi juga mengembalikan semangat agresif dan sinergi yang pernah membawa mereka kesuksesan.
Transfer ini menunjukkan bahwa FPX serius dalam usahanya untuk kembali ke puncak. Meskipun perjalanan mereka di tahun 2025 penuh dengan pasang surut, kembalinya Milkyway memberikan harapan besar bagi para penggemar. Masa depan FPX di LPL Split 3 akan menjadi cerita yang menarik untuk diikuti, dan semua mata akan tertuju pada bagaimana jungler muda ini akan beradaptasi dan memimpin tim barunya menuju kemenangan.
Baca juga:
- Dunia Apex Legends: Mode Game Cepat Apex Legends Hadir 5 Agustus
- Sale PlayStation Evo 2025 Hadirkan DualSense Edge & Pulse Headset
- Esport CS2: s1mple Tinggalkan Natus Vincere
Informasi ini dipersembahkan oleh IndoCair

