Dunia pengembangan game seringkali diwarnai dengan pasang surut. Di balik setiap rilis sukses, ada banyak proyek yang tak pernah melihat cahaya matahari. Kabar terbaru yang mengguncang industri datang dari studio legendaris Rare, di bawah payung Xbox Game Studios. Sebuah laporan dari VGC, yang kemudian dikonfirmasi oleh sumber lain termasuk email internal Microsoft, menyatakan bahwa game mereka yang sangat dinanti, Everwild, telah dibatalkan. Kabar ini, yang datang di tengah gelombang PHK massal di Microsoft, mengakhiri spekulasi panjang mengenai nasib game yang misterius ini. Mengapa Everwild dibatalkan, dan apa implikasinya bagi Rare, Xbox, serta para penggemar yang telah lama menantikan game ini? Artikel ini akan menyelami perjalanan Everwild dari pengumuman yang menjanjikan hingga akhir yang disayangkan.
Perjalanan Penuh Misteri Menuju Pembatalan Everwild
Pengumuman Everwild dibatalkan datang setelah bertahun-tahun penuh misteri dan spekulasi tentang arah pengembangannya.
- Pengumuman Awal yang Memukau: Everwild pertama kali diumumkan pada acara X019 Microsoft di London pada November 2019. Trailer awalnya menampilkan dunia fantasi yang memukau dan penuh warna, dengan makhluk-makhluk unik dan suasana yang menenangkan. Meskipun detail gameplay sangat minim, visualnya yang indah berhasil menarik perhatian dan menimbulkan rasa penasaran yang besar. Banyak yang berharap ini akan menjadi IP baru yang segar dari Rare setelah kesuksesan Sea of Thieves.
- Kurangnya Informasi dan Reboot Internal: Setelah trailer kedua yang dirilis pada Juli 2020, informasi mengenai Everwild menjadi sangat langka. Ini memicu desas-desus tentang masalah dalam pengembangan. Pada tahun 2021, laporan dari VGC mengindikasikan bahwa game tersebut telah “di-reboot” sepenuhnya menyusul kepergian direktur kreatif Simon Woodroffe. Gregg Mayles, veteran Rare yang dikenal dengan Donkey Kong Country dan Banjo-Kazooie, kemudian mengambil alih sebagai direktur kreatif. Meskipun Phil Spencer dari Xbox sempat menyatakan pada Februari 2025 bahwa tim Everwild “membuat kemajuan,” kurangnya detail gameplay selama bertahun-tahun tetap menjadi tanda tanya besar.
- Pengembangan Sepanjang Dekade: Laporan menunjukkan bahwa Everwild telah dalam pengembangan, dalam beberapa bentuk, selama lebih dari satu dekade, dimulai sekitar tahun 2014 bahkan sebelum pengumuman resminya. Durasi pengembangan yang begitu panjang tanpa arah yang jelas seringkali menjadi indikator masalah internal.
Perjalanan panjang ini akhirnya berujung pada berita pahit: Everwild dibatalkan.
Alasan di Balik Keputusan Everwild Dibatalkan
Pembatalan Everwild dibatalkan tidak terjadi begitu saja, melainkan merupakan akumulasi dari beberapa faktor kunci, diperparah oleh situasi industri yang lebih luas.
- Kurangnya Arah yang Jelas: Sumber internal yang dikutip oleh berbagai media, termasuk VGC dan Bloomberg, mengungkapkan bahwa Everwild menghadapi masalah serius dalam menetapkan arah gameplay yang kohesif. Meskipun memiliki konsep dunia yang indah, tim dilaporkan kesulitan menentukan apa sebenarnya yang akan dilakukan pemain dalam game tersebut, terutama setelah reboot tahun 2021. Ini menjadi hambatan utama dalam progres pengembangan.
- Reorganisasi dan PHK Microsoft: Keputusan untuk membatalkan Everwild datang di tengah gelombang PHK massal yang signifikan di seluruh divisi Microsoft, termasuk Xbox Game Studios. CEO Microsoft Gaming Phil Spencer dan kepala Xbox Game Studios Matt Booty telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan “mengakhiri atau mengurangi pekerjaan di area bisnis tertentu” untuk memfokuskan sumber daya pada area pertumbuhan strategis. Pembatalan Everwild adalah bagian dari upaya restrukturisasi yang lebih besar ini.
- Portofolio yang Efisien: Dalam memo internal, Matt Booty menyatakan bahwa keputusan untuk menghentikan pengembangan Everwild (bersama dengan Perfect Dark dan beberapa proyek yang belum diumumkan) adalah untuk “menyesuaikan prioritas dan memfokuskan sumber daya untuk mempersiapkan tim kami menuju kesuksesan yang lebih besar dalam lanskap industri yang berubah.” Ini menunjukkan bahwa Microsoft sedang melakukan evaluasi ketat terhadap portofolio game mereka untuk memastikan investasi yang paling efisien.
- Tantangan Implementasi Konsep: Everwild disebut-sebut sebagai pengalaman yang sangat berfokus pada “simulasi alam” atau “interaksi dengan lingkungan,” dengan sedikit atau tanpa pertarungan. Meskipun terdengar unik, konsep semacam itu mungkin sulit untuk diterjemahkan menjadi gameplay yang menarik dan dapat dipasarkan secara luas, terutama untuk game AAA dengan anggaran besar.
Faktor-faktor ini secara kolektif menyebabkan mengapa Everwild dibatalkan.
Dampak dan Implikasi dari Pembatalan Everwild
Pembatalan Everwild dibatalkan memiliki dampak yang signifikan bagi Rare, Xbox, dan komunitas gaming.
- Bagi Rare: Ini adalah kemunduran yang menyakitkan bagi Rare. Meskipun Sea of Thieves sukses besar, pembatalan Everwild berarti studio ini kehilangan IP baru yang sangat diantisipasi. Hal ini dapat memengaruhi moral tim dan prospek masa depan mereka. Namun, Rare sendiri akan tetap aktif, dengan fokus pada Sea of Thieves yang terus berkembang.
- Bagi Xbox Game Studios: Pembatalan ini menunjukkan bahwa Xbox sedang melakukan konsolidasi portofolio mereka. Meskipun ada janji untuk merilis lebih banyak game di masa depan, keputusan ini mengirimkan sinyal bahwa tidak ada game yang aman dari tinjauan ulang yang ketat, terutama jika pengembangannya berlarut-larut atau kekurangan arah yang jelas. Ini juga menyertai pembatalan Perfect Dark dari The Initiative dan penutupan studio tersebut, yang mengindikasikan strategi yang lebih ketat dari Microsoft.
- Bagi Para Penggemar: Banyak penggemar yang terpikat oleh visual dan konsep unik Everwild akan sangat kecewa. Mereka telah menunggu bertahun-tahun untuk informasi dan gameplay, hanya untuk mengetahui bahwa proyek tersebut tidak akan pernah terwujud. Ini dapat mengurangi kepercayaan pada janji-janji awal dari pengembang dan penerbit.
- Tren Industri: Pembatalan Everwild ini merupakan bagian dari tren yang lebih besar di industri game, di mana PHK, penutupan studio, dan pembatalan proyek menjadi hal yang semakin umum. Ini mencerminkan tekanan ekonomi, persaingan ketat, dan biaya pengembangan yang melonjak.
Dampak ini terasa luas setelah Everwild dibatalkan.
Masa Depan Rare dan Pelajaran dari Everwild
Meskipun Everwild dibatalkan, Rare sebagai studio memiliki sejarah panjang dan kaya yang kemungkinan besar akan terus berlanjut.
- Fokus pada Sea of Thieves: Dengan pembatalan Everwild, Rare kemungkinan besar akan mengalihkan sumber daya dan fokusnya pada Sea of Thieves, yang terus menjadi salah satu game live-service tersukses Xbox. Tim dapat memperluas konten dan pengalaman yang sudah ada.
- Potensi IP Baru di Masa Depan: Rare dikenal karena kemampuannya menciptakan IP yang inovatif dan disukai. Meskipun Everwild tidak berhasil, pengalaman dari proyek ini dapat menjadi pelajaran berharga untuk pengembangan game berikutnya. Mereka masih memiliki talenta kreatif yang kuat.
- Pelajaran Penting: Kasus Everwild menjadi studi kasus yang menarik tentang pentingnya memiliki visi gameplay yang jelas sejak awal, manajemen proyek yang efektif, dan komunikasi transparan (meskipun terkadang sulit) dengan publik. Pengembangan game yang terlalu lama tanpa arah yang solid adalah resep untuk masalah.
- Industri yang Beradaptasi: Pembatalan proyek besar seperti Everwild adalah pengingat bahwa industri game adalah industri yang dinamis dan kejam. Studio dan penerbit harus terus beradaptasi dengan tren pasar, efisiensi operasional, dan harapan konsumen untuk tetap relevan.
Meskipun Everwild dibatalkan, pelajaran yang didapat akan membentuk masa depan Rare.
Kesimpulan: Sebuah Kehilangan, Sebuah Pelajaran
Pembatalan Everwild dibatalkan adalah berita yang mengecewakan bagi banyak orang. Dari pengumuman yang menjanjikan di tahun 2019 hingga akhir yang tragis di tahun 2025, perjalanan game ini adalah cerminan dari tantangan dan ketidakpastian dalam pengembangan game AAA. Kurangnya arah gameplay yang jelas dan tekanan restrukturisasi di Microsoft menjadi faktor penentu.
Meskipun para penggemar tidak akan pernah bisa menjelajahi dunia ajaib yang dijanjikan Everwild, kasus ini menjadi pengingat penting tentang realitas pengembangan game. Bagi Rare, ini adalah kesempatan untuk memfokuskan kembali energi pada Sea of Thieves yang sukses dan, mungkin di masa depan, memulai proyek baru dengan visi yang lebih kuat. Industri game akan terus maju, dan Everwild akan dikenang sebagai proyek ambisius yang sayangnya tidak pernah berhasil mencapai garis finis.
Baca juga:
- Anak Muda Amerika Kurangi Pengeluaran Game
- Xbox Tak Ingin Buat Hardware Lagi, Kata Anggota Tim Pendiri
- Riftbound: Game Kartu League of Legends yang Mengesankan
Informasi ini dipersembahkan oleh Empire88

